BAB I
MENGENAL DUNIA VIDEO EDITING
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah melaksanakan kegiatan Pembelajaran ini diharapkan siswa dapat mengenal Video Editing secara umum sebagai pedoman untuk melakukan editing video.
B. Uraian Materi
Apa itu Video?
Video/Film adalah rangkaian banyak frame gambar yang diputar dengan cepat. Masing-masing frame merupakan rekaman dari tahapan dari suatu gerakan.
Kita sebagai manusia tidak dapat menangkap jeda antar frame yang diputar dengan kecepatan tinggi, rata-rata di atas 20 frame per detik. Standar kecepatan perputaran frame ini kita mengenal beberapa standar broadcast.
Tabel 1. Standar broadcast Vidoe/Film
Standard Ragion Frame Per Secound
SECAM Prancis, Timur-Tengah dan Afrika 25 fps
PAL Indonesia, China, Australia, Uni-Eropa 25 fps
NTSC Amerika, Jepang, Kanada, Meksiko dan Korea 29,97 fps
Video Analog dan Video Digital
Video Analog, Gambar dan Audio direkam dalam bentuk sinyal magnetik pada pita magnetik.
Video Digital, juga serupa dengan Vido Analog, gambar dan suara digital direkam dalam pita magnetik, tetapi menggunakakan sinyal digital berupa kombinasi angka 0 dan 1.
Format Data Video
Vidoe Analog : VHS, S-VHS, Beta, Hi-8
Video Digital : Digital 8, AVI, Mov, MPEG1 (VCD), MPEG2(DVD), DV, MPEG4 dan lainnya.
Perbedaan data format tersebut ditentukan oleh ukuran rekaman gambar atau resolusi, dan data ratenya.
Contoh :
MPEG1 memiliki resolusi 352 x 288 pixel, dengan data rate/bitratenya 1,15 Mbps, digunakan untuk VCD, sama dengan VHS pada Video Analog MPEG2 memiliki resolusi 720 x 756 pixel dan bitratenya 9,8 Mbps, digunakan untuk video straming.
Video Digital, tidak adanya penurunan kualitas gambar dan audio dalam proses reproduksi (selama tidak dilakukan kompresi), selain itu lebih mudah dalam editingnya dengan system non-linear, tetapi apabila ada kerusakan sebagian data (kombinasi sinyal 0 dan 1) maka akan rusak keseluruhan, berarti kita tidak dapat menggunakan data tersebut.
Teknik Video Editing
1. Teknik Linear
Teknik Linear dilakukan dengan memotong-motong bahan video yang diberi istilah klip dan disusun dengan menggunakan video player dan perekam (VCR-Video Cassete Recorder), bias juga menggunaakan dua player bila kita ingin memasukkan effect.
2. Teknik Non-Linear
Teknik ini serupa dengan linear kita memotong-motong klip dalam editing, tetapu jauh lebih mudah karena tinggal drag and drop tanpa kerja dari nol, begitu juga untuk memasukkan effect, kita tinggal drag and drop dengan effect yang sudah tersedia. Bahkan kita dapat mengatur dengan mudah durasi dari effect yang kita pakai.
Peralatan Kerja
1. PC sekelas P4 atau AMD Athlon, sebaiknya menggunakan teknologi Hyper Trading.
2. Capture Video Card dan Port, Contoh : Ponacle, Port Fire Wire IEEE 1394, USB2, digunakan untuk proses transfer dari camcorder ke PC.
3. Kabel Firewire atau USB.
4. Harddisk, untuk pengolahan Video Intensif lebih baik menggunakan SCSI Hardisk, sedangkan untuk yang standar gunakan saja HDD serial ATA, Putaran HDD minimal 7200 rpm.
5. Sound Card.
6. VGA Card.
7. CD-ROM dan CD-RW/DVD-RW.
C. Rangkuman
Dalam pembuatan video kita mengenal ada 3 stadar broadcast yaitu : PAL, NTSC dan SECAM. Standar yang berlaku di Indonesia yaitu PAL. Dalam teknik editingnya kita mengenal istilah Linear dan Non-Linear, dimana Non-Linear dalam editingnya lebih mudah karena data yang diolahnya adalah digital.
D. Tugas
1. Pelajari dasar pengetahui video.
2. Pelajari teknik pengambilan gambar/video.
3. Cari dan pelajari referensi atau buku bacaan lain yang membahas materi yang sama dengan software yang berbeda.
E. Tes Formatif
1. Apa yang anda ketahui tentang video?
2. Apa yang anda ketahui mengenai standar broadcast untuk video?
3. Perangkat apa aja yang merupakan standar minimal untuk keperluan video editing saat ini?
4. Software apa saja yang saat ini biasa kita gunakan untu vidoe editing
F. Kunci Jawaban
1. Video/Film adalah rangkaian banyak frame yang diputar dengan cepat. Masing-masing frame merupakan rekaman dari tahapan-tahapan dari suatu gerakan.
2. Standar broadcast untuk videoa bitratenya rata-rata di atas 25 fps, ada 3 standar yang digunakan yaitu : SECAM, PAL dan NTSC. Untuk di Indonesia, kita menggunakan standar PAL.
3. Standar minimal peralatan yang biasa kita gunakan untuk video editing adalah sebagai berikut :
• PC sekelas P4 atau AMD Athlon, sebaiknya menggunakan teknologi Hyper Trading.
• Capture Video Card dan Port, Contoh : Ponacle, Port Fire Wire IEEE 1394, USB2, digunakan untuk proses transfer dari camcorder ke PC.
• Kabel Firewire atau USB.
• Harddisk, untuk pengolahan Video Intensif lebih baik menggunakan SCSI Hardisk, sedangkan untuk yang standar gunakan saja HDD serial ATA, Putaran HDD minimal 7200 rpm.
• Sound Card.
• VGA Card.
• CD-ROM dan CD-RW/DVD-RW.
4. Software Video editing saat ini cukup banyak diantaranya yang berbasis OS Windows, yaitu : Adobe Primer, Pinacle Studio, Ulead Video Studio, Movie Maker, Sample Movie Maker.
G. Lembar Kerja
Alat dan Bahan
Personal Computer (PC) dengan standar sebagaimana di syaratkan diatas.
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
1) Berdo’alah sebelum memulai kegiatan belajar.
2) Bacalah dan pahami petunjuk praktikum pada setiap lebar kegiatan belajar.
3) Pastikan komputer dalam keadaan baik, semua kabel terhubung dengan benar.
4) Jangan meletakkan benda yang dapat mengeluarkan medan elektromegnetik di dekat komputer (magnet, handphone, dan sebagainya).
5) Gunakan komputer sesuai fungsinya dengan hati-hati, jangan bermain game.
6) Setelah selesai, matikan komputer sesuai prosedur yang aman.
Langkah Kerja
1) Siapkan peralatan yang digunakan.
2) Periksa semua kabel penghubung pada PC.
3) Nyalakan PC dan jalankan program video editing.
4) Kerjakan Tugas dan Tes Formatif di atas.
5) Apabila menemukan kesulitan dalam pemahaman materi yang ada, segera tanyakan dengan instruktur.
6) Setelah selesai, matikan komputer dan rapikan seperti semula.
MENGENAL DUNIA VIDEO EDITING
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah melaksanakan kegiatan Pembelajaran ini diharapkan siswa dapat mengenal Video Editing secara umum sebagai pedoman untuk melakukan editing video.
B. Uraian Materi
Apa itu Video?
Video/Film adalah rangkaian banyak frame gambar yang diputar dengan cepat. Masing-masing frame merupakan rekaman dari tahapan dari suatu gerakan.
Kita sebagai manusia tidak dapat menangkap jeda antar frame yang diputar dengan kecepatan tinggi, rata-rata di atas 20 frame per detik. Standar kecepatan perputaran frame ini kita mengenal beberapa standar broadcast.
Tabel 1. Standar broadcast Vidoe/Film
Standard Ragion Frame Per Secound
SECAM Prancis, Timur-Tengah dan Afrika 25 fps
PAL Indonesia, China, Australia, Uni-Eropa 25 fps
NTSC Amerika, Jepang, Kanada, Meksiko dan Korea 29,97 fps
Video Analog dan Video Digital
Video Analog, Gambar dan Audio direkam dalam bentuk sinyal magnetik pada pita magnetik.
Video Digital, juga serupa dengan Vido Analog, gambar dan suara digital direkam dalam pita magnetik, tetapi menggunakakan sinyal digital berupa kombinasi angka 0 dan 1.
Format Data Video
Vidoe Analog : VHS, S-VHS, Beta, Hi-8
Video Digital : Digital 8, AVI, Mov, MPEG1 (VCD), MPEG2(DVD), DV, MPEG4 dan lainnya.
Perbedaan data format tersebut ditentukan oleh ukuran rekaman gambar atau resolusi, dan data ratenya.
Contoh :
MPEG1 memiliki resolusi 352 x 288 pixel, dengan data rate/bitratenya 1,15 Mbps, digunakan untuk VCD, sama dengan VHS pada Video Analog MPEG2 memiliki resolusi 720 x 756 pixel dan bitratenya 9,8 Mbps, digunakan untuk video straming.
Video Digital, tidak adanya penurunan kualitas gambar dan audio dalam proses reproduksi (selama tidak dilakukan kompresi), selain itu lebih mudah dalam editingnya dengan system non-linear, tetapi apabila ada kerusakan sebagian data (kombinasi sinyal 0 dan 1) maka akan rusak keseluruhan, berarti kita tidak dapat menggunakan data tersebut.
Teknik Video Editing
1. Teknik Linear
Teknik Linear dilakukan dengan memotong-motong bahan video yang diberi istilah klip dan disusun dengan menggunakan video player dan perekam (VCR-Video Cassete Recorder), bias juga menggunaakan dua player bila kita ingin memasukkan effect.
2. Teknik Non-Linear
Teknik ini serupa dengan linear kita memotong-motong klip dalam editing, tetapu jauh lebih mudah karena tinggal drag and drop tanpa kerja dari nol, begitu juga untuk memasukkan effect, kita tinggal drag and drop dengan effect yang sudah tersedia. Bahkan kita dapat mengatur dengan mudah durasi dari effect yang kita pakai.
Peralatan Kerja
1. PC sekelas P4 atau AMD Athlon, sebaiknya menggunakan teknologi Hyper Trading.
2. Capture Video Card dan Port, Contoh : Ponacle, Port Fire Wire IEEE 1394, USB2, digunakan untuk proses transfer dari camcorder ke PC.
3. Kabel Firewire atau USB.
4. Harddisk, untuk pengolahan Video Intensif lebih baik menggunakan SCSI Hardisk, sedangkan untuk yang standar gunakan saja HDD serial ATA, Putaran HDD minimal 7200 rpm.
5. Sound Card.
6. VGA Card.
7. CD-ROM dan CD-RW/DVD-RW.
C. Rangkuman
Dalam pembuatan video kita mengenal ada 3 stadar broadcast yaitu : PAL, NTSC dan SECAM. Standar yang berlaku di Indonesia yaitu PAL. Dalam teknik editingnya kita mengenal istilah Linear dan Non-Linear, dimana Non-Linear dalam editingnya lebih mudah karena data yang diolahnya adalah digital.
D. Tugas
1. Pelajari dasar pengetahui video.
2. Pelajari teknik pengambilan gambar/video.
3. Cari dan pelajari referensi atau buku bacaan lain yang membahas materi yang sama dengan software yang berbeda.
E. Tes Formatif
1. Apa yang anda ketahui tentang video?
2. Apa yang anda ketahui mengenai standar broadcast untuk video?
3. Perangkat apa aja yang merupakan standar minimal untuk keperluan video editing saat ini?
4. Software apa saja yang saat ini biasa kita gunakan untu vidoe editing
F. Kunci Jawaban
1. Video/Film adalah rangkaian banyak frame yang diputar dengan cepat. Masing-masing frame merupakan rekaman dari tahapan-tahapan dari suatu gerakan.
2. Standar broadcast untuk videoa bitratenya rata-rata di atas 25 fps, ada 3 standar yang digunakan yaitu : SECAM, PAL dan NTSC. Untuk di Indonesia, kita menggunakan standar PAL.
3. Standar minimal peralatan yang biasa kita gunakan untuk video editing adalah sebagai berikut :
• PC sekelas P4 atau AMD Athlon, sebaiknya menggunakan teknologi Hyper Trading.
• Capture Video Card dan Port, Contoh : Ponacle, Port Fire Wire IEEE 1394, USB2, digunakan untuk proses transfer dari camcorder ke PC.
• Kabel Firewire atau USB.
• Harddisk, untuk pengolahan Video Intensif lebih baik menggunakan SCSI Hardisk, sedangkan untuk yang standar gunakan saja HDD serial ATA, Putaran HDD minimal 7200 rpm.
• Sound Card.
• VGA Card.
• CD-ROM dan CD-RW/DVD-RW.
4. Software Video editing saat ini cukup banyak diantaranya yang berbasis OS Windows, yaitu : Adobe Primer, Pinacle Studio, Ulead Video Studio, Movie Maker, Sample Movie Maker.
G. Lembar Kerja
Alat dan Bahan
Personal Computer (PC) dengan standar sebagaimana di syaratkan diatas.
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
1) Berdo’alah sebelum memulai kegiatan belajar.
2) Bacalah dan pahami petunjuk praktikum pada setiap lebar kegiatan belajar.
3) Pastikan komputer dalam keadaan baik, semua kabel terhubung dengan benar.
4) Jangan meletakkan benda yang dapat mengeluarkan medan elektromegnetik di dekat komputer (magnet, handphone, dan sebagainya).
5) Gunakan komputer sesuai fungsinya dengan hati-hati, jangan bermain game.
6) Setelah selesai, matikan komputer sesuai prosedur yang aman.
Langkah Kerja
1) Siapkan peralatan yang digunakan.
2) Periksa semua kabel penghubung pada PC.
3) Nyalakan PC dan jalankan program video editing.
4) Kerjakan Tugas dan Tes Formatif di atas.
5) Apabila menemukan kesulitan dalam pemahaman materi yang ada, segera tanyakan dengan instruktur.
6) Setelah selesai, matikan komputer dan rapikan seperti semula.
Komentar
Posting Komentar